CPNSD: Pemprov Tolak Umumkan Jawaban

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Pemerintah Provinsi Lampung memastikan tidak akan mengumumkan kunci jawaban soal ujian calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) tahun ini.

Hal ini sekaligus mematahkan tuntutan sejumlah pihak antara lain Pusat Studi Strategi dan Kebijakan (Pussbik) yang meminta panitia mengumumkan kunci jawaban tes penerimaan CPNSD tahun ini. Hal itu bertujuan agar proses rekrutmen berjalan dengan jujur dan transparan.

Sekprov Lampung Irham Djafar Lan Putra mengatakan Pemprov dan panitia tidak akan mengumumkan kunci jawaban karena dikhawatirkan menimbulkan masalah baru. Ia mencontohkan dalam tes, bisa saja peserta mengisi jawaban dengan benar, tapi kurang sempurna saat menghitamkan lembar jawaban sehingga tidak terbaca komputer. “Kalau ini terjadi, takutnya malah ribut. Mereka yang merasa jawabannya benar, nanti protes. Padahal jawaban mereka memang tidak terbaca komputer,” kata Irham usai menerima master soal CPNSD dan lembar jawaban komputer dari Universitas Indonesia (UI), Senin (2-11).

Tapi, Irham meminta peserta tes untuk tidak mengkhawatirkan transparansi. “Pemeringkatan peserta tes juga nanti akan kami umumkan di masing-masing kantor Badan Kepegawaian Daerah. Jadi peserta tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Fakultas MIPA UI yang diwakili Ari Yanwar kemarin menyerahkan langsung master asli soal CPNS Lampung dan LJK yang masih rapat terbungkus kertas dan plastik. Penyerahan ini juga dihadiri Kepala BKD lampung Thamrin Bachtiar dan sekda di tiap kabupaten/kota di Lampung.

Ari Yanwar menjelaskan master soal ini terdiri dari soal untuk tenaga sosial, kesehatan, dan eksakta. Masing-masing tipe soal ini dibedakan bagi pelamar S-1/S-2 dan D-3.

Menurut Irham, setelah diterima, master soal dan LJK ini akan disimpan di safety box Bank Mandiri Lampung guna mencegah adanya kebocoran. Setelah itu, master soal akan diserahkan ke percetakan yang ditunjuk, yakni PT Ganesha untuk digandakan. “Rencananya empat hari ke depan soal akan diserahkan ke percetakan untuk digandakan. Semua proses ini akan mendapatkan pengawalan yang ketat dari kepolisian dan Polisi Pamong Praja. Setiap orang yang keluar masuk percetakan ini juga akan diberlakukan check security agar tidak ada yang bisa membawa keluar soal-soal tersebut,” kata Irham. n MG3/U-1

lampungpost

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: