Ruwet, Rekrutmen CPNS Kota Kediri

Sistem penerimaan pendaftaran calon pegawai negeri sipil di Kota Kediri amburadul. Hal itu terlihat dari proses awal seleksi administrasi yang kacau sehingga memicu reaksi keras dari para pendaftar. Mereka berunjuk rasa di kantor badan kepegawaian daerah, Kamis (19/11).

Sedikitnya 50 pendaftar CPNS Kota Kediri 2009 mendatangi panitia rekrutmen. Sehari sebelumnya belasan pendaftar CPNS yang berbeda, juga melakukan protes serupa di kantor tersebut.

Pada intinya sama, mereka mempertanyakan surat balasan dari penitia yang menyatakan para pendaftar tersebut tidak memenuhi kualifikasi administrasi. Padahal mereka merasa telah memenuhi seluruh persyaratan.

Parahnya lagi sebagian para pengunjukrasa mengaku mendapat surat balasan kosong. Artinya mereka hanya menerima amplop yang tidak ada isinya sehingga membuat bingung apakah dinyatakan lulus atau tidak lulus seleksi administrasi.

“Saya melamar guru bahasa Inggris untuk SMP. Surat lamaran lengkap saya lengkap sesuai ketentuan. Tahu-tahu kemarin terima surat balasan, tapi tidak ada isinya,” ujar Wijianto, warga Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Sementara itu, Anisa, pendaftar lainnya mengaku telah diperlakukan diskriminatif oleh panitia penerimaan CPNS Kota Kediri. Sarjana strata satu Biologi Universitas Negeri Malang ini mengaku melamar bersama lima temannya satu angkatan.

Dua diantaranya lima temannya dinyatakan lulus seleksi administrasi dan mendapat nomor urut untuk mengikuti ujian tulis pada 21 November 2009 besok. Namun ia bersama dua teman lainnya dinyatakan tidak lulus seleksi.

“Bagaimana bisa, wong ijazah kami sama, pendidikan kami sama, satu angkatan, tapi yang satu lulus, yang lainnya tidak lulus. Ini kan diskriminatif namanya,” ujarnya.

Awalnya, para pengunjuk rasa diterima oleh staf Badan Kepegawaian Daerah di ruang belakang. Namun karena merasa tidak puas dengan jawaban yang diberikan, mereka langsung mendatangi ruang kepala BKD.

Kepala BKD Semeru Singgih bersedia keluar ruangan dan menemui massa. Sempat terjadi adu mulut diantara mereka. Namun, akhirnya massa bersedia diajak berbicara baik-baik di dalam ruangan.

Semeru mengatakan pihaknya akan melayani komplain para pendaftar satu per satu. Setiap keluhan akan dicocokkan dengan berkas surat lamaran yang dikirim ke panitia. Proses ini memakan waktu cukup lama.

Semeru mengakui apabila banyak terjadi masalah dalam proses seleksi administrasi CPNS. Alasannya, jumlah pelamar sangat banyak. Panitia menerima 19.000 surat lamaran. Sebanyak 4.600 diantaranya dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.

Padahal formasi CPNS yang dibutuhkan di Kota Kediri tahun 2009 hanya 443 kursi untuk CPNS dengan kebutuhan meliputi bidang pendidikan sejumlah 156 orang, bidang kesehatan 148 orang, dan untuk tenaga teknis sejumlah 139 orang.

Sumber : kompas.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: