KEPEGAWAIAN: Ujian Tertulis CPNSD Lamtim Libatkan 500 Pengawas

SUKADANA (Lampost): Pelaksanaan ujian tertulis CPNS Lamtim pada Minggu (29-11) mendatang akan melibatkan sekitar 500-an orang pengawas ruangan. Para pengawas ruangan itu terdiri dari unsur panitia dan para guru dari masing-masing sekolah yang gedungnya dipakai untuk pelaksanaan ujian.

Selain itu, pelaksanaan ujian juga akan dipantau oleh berbagai instansi mulai dari Inspektorat, kepolisian, kejaksaan, anggota DPRD, dan lain-lain.

Sekretaris BKD Sukarwin, mendampingi Kepala BKD Lamtim Sudarsono, kemarin (20-11), menjelaskan pada penerimaan CPNS 2009 kali ini jumlah pelamar yang mengirimkan berkas lamaran ke panitia mencapai 5.893 berkas.

Setelah diperiksa dan diteliti oleh panitia, 4.491 berkas dinyatakan memenuhi syarat dan 1.401 berkas lagi dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) serta tidak lengkap (BTL).

Ke-4.491 berkas yang dinyatakan memenuhi syarat serta langsung mendapatkan nomor tes terdiri dari tenaga medis 1.055 orang, tenaga teknis dan guru bidang eksakta 831 orang serta tenaga teknis dan guru bidang sosial 2.608 orang.

Sementara itu, untuk BTL yang jumlahnya mencapai sekitar 600 berkas, panitia masih memberikan kesempatan untuk melengkapinya mulai Selasa (24-11) hingga Rabu (25-11).

Jika dalam waktu yang diberikan peserta bisa melengkapi berkas, peserta akan diberi nomor tes. Sebaliknya, jika tidak, peserta akan dianggap gugur atau mengundurkan diri.

Lebih jauh Dwiyanto menjelaskan jika melihat jumlah peserta yang dinyatakan memenuhi syarat dan langsung mendapatkan nomor tes sejumlah 4.491 dan ditambah dengan peserta yang berkasnya dinyatakan BTL, peserta yang akan mengikuti tes penerimaan CPNS Lamtim 2009 jumlahnya diprediksi hanya sekitar lima ribuan.

Karena jumlahnya hanya sekitar lima ribuan, pelaksanaan tes atau ujian akan berlokasi di dua kecamatan saja, yaitu Kecamatan Sukadana dan Pekalongan. Untuk Kecamatan Pekalongan, sekitar 50 lokal dari tujuh gedung sekolah digunakan untuk peserta tes dari formasi tenaga kesehatan.

Sedangkan di Kecamatan Sukadana, diperkirakan 200-an lokal dari puluhan gedung sekolah, ditambah Gedung Pusiban, Islamic Centre, dan Gedung Sesat akan digunakan untuk peserta dari formasi tenaga guru dan tenaga teknis.

“Jadi, lokasi di Kecamatan Pekalongan khusus untuk peserta tes dari formasi tenaga kesehatan, sedangkan di Sukadana untuk peserta tes dari formasi tenaga guru dan tenaga teknis,” kata Sukarwin.

Sukarwin juga mengingatkan khusus kepada para peserta ujian, selain membawa alat tulis agar jangan lupa untuk membawa nomor atau tanda peserta ujian (TPU) dan identitas diri berupa kartu tanda penduduk (KTP) atau surat izin mengemudi (SIM). n JON/D-1

lampungpost

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: