Selingkuh, Anggota DPR Digugat Cerai Suami

KOMPAS.COM/M SUPRIHADI / Ilustrasi Selingkuh

Petugas Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan membenarkan bahwa anggota DPR dari Fraksi Demokrat (FPD), VF (38), telah digugat cerai suaminya, IF. Gugatan itu didaftarkan akhir November lalu.

Kuasa hukum IF, Jafarudin, saat dihubungi melalui telepon pada Jumat (11/12/2009) membenarkan bahwa anggota pendiri Partai Demokrat itu sudah mengajukan gugatan cerai terhadap istrinya ke PA Jakarta Selatan.

”Gugatan cerai sudah didaftarkan di PA Jaksel tanggal 30 November 2009 dengan nomor gugatan 2229/Pdt.G/2009/PAJS. Rencananya, sidang pertama akan dilaksanakan 31 Desember 2009,” katanya.

Hal senada dikemukakan petugas pendaftaran gugatan perceraian di PA Jakarta Selatan. Dia membenarkan ada nama pasangan IF-VF yang salah satunya mendaftarkan gugatan cerai. ”Benar ada nama itu. Tapi saya enggak tahu kalau perempuan yang digugat cerai (itu) anggota DPR,” katanya, Jumat.

Staf PA yang minta namanya tidak disebutkan itu mengatakan, gugatan cerai tersebut bernomor 2229/Pdt.G/2009/PAJS. Si penggugat bernama IF, sedangkan tergugat VF.

Soal kapan gugatan didaftarkan dan kapan sidang pertama akan digelar, staf PA itu tidak bersedia memberikan keterangan. Dia menyarankan Warta Kota untuk menanyakan hal itu kepada juru bicara PA Jakarta Selatan, Harum Rendeng.

”Kalau bertanya soal jadwal sidang ke Pak Harum saja karena merupakan kapasitas beliau untuk memberikan keterangan kepada wartawan,” katanya. Namun, kemarin, Harum Rendeng tidak berada di ruang kerjanya saat akan dimintai konfirmasi.

Perselingkuhan

Kasus dugaan perselingkuhan yang berujung gugatan cerai oleh mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu terhadap istrinya yang anggota Komisi XI DPR ini sempat membuat heboh para politisi.

IF dan VF sama-sama politisi Partai Demokrat. Namun, terkait perselisihan rumah tangga itu, DPP Partai Demokrat tidak akan mencampuri proses hukum dan masalah yang terjadi.

Sementara itu, Jafarudin menolak membeberkan alasan kliennya mengajukan gugatan cerai. ”Tidak etis kalau saya ungkap di luar persidangan,” katanya.

Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun Warta Kota dari sejumlah rekan IF, politisi Demokrat ini pernah menceritakan ihwal dugaan perselingkuhan istrinya kepada sejumlah teman dekatnya di partai.

IF adalah salah satu dari 99 anggota pendiri Partai Demokrat. Dia ikut menandatangani akta pendirian partai yang didirikan untuk mengusung Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, sebagai calon presiden pada Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2004 dan Pilpres 2009.

Meski menolak membeberkan isu perselingkuhan istri kliennya, Jafarudin menyebutkan, ada pria idaman lain (PIL) yang dekat dengan VF sehingga anggota DPR itu digugat cerai.

Menurut Jafarudin, suami-istri itu menikah tahun 2000 dan belum dikaruniai anak. Adapun anak tunggal pasangan ini adalah anak kandung VF dari suami terdahulu.

Menurut Jafarudin, IF dan VF saat ini sudah tidak serumah. Ilal tinggal di apartemen, sedangkan VF dan anak tunggalnya menempati rumah lama di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Saat ditelusuri melalui Facebook, IF tidak menyatakan statusnya sebagai pria yang sudah menikah, tetapi sebagai lajang (single). Dia menyatakan sedang mencari pasangan, pacar, dan teman kencan.

Adapun VF, yang dhubungi berkali-kali melalui sambungan telepon sejak Kamis (10/12/2009) malam sampai Jumat malam, tidak bersedia menjawab panggilan. Saat dicari di Gedung DPR, VF juga tidak dapat dijumpai. Saat dikirimi pesan singkat (SMS), dia tidak menjawab.

Pasangan lain

Sebelum ini, dugaan kasus perselingkuhan juga pernah melanda Partai Demokrat, antara pria berinisial S dan A. Belakangan disebutkan bahwa pasangan itu sudah menikah secara siri alias poligami. Bahkan belakangan diketahui, perempuan yang dinikahi bulan Mei silam itu kini hamil lima bulan.

Terkait dengan dugaan perselingkuhan di FPD DPR itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Ahmad Mubarok menyatakan belum mengetahui adanya gugatan cerai terhadap Vera di PA Jakarta Selatan. ”Terkait dengan masalah rumah tangga, partai tidak pernah ikut campur. Saya tidak tahu apakah ada kasus gugatan cerai atau tidak,” katanya.

Mengenai kabar perselingkuhan yang beredar di kalangan Partai Demokrat, Mubarok mengatakan, partainya tidak mengetahui dan tidak pernah membahasnya.

”Jika yang bersangkutan tidak pernah minta kepada partai, maka partai tidak akan memberikan advokasi atau bantuan hukum. Partai tidak pernah mencampuri urusan rumah tangga anggotanya,” katanya. (moe/ign)


kompas.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: