Julian Pasha (Jubir Presiden) Tak Happy Lihat Wajahnya di TV

Julian Pasha

Menjadi Juru Bicara Presiden tentunya bukan jabatan yang main-main. Sebab apa yang dia katakan adalah kepanjangan tangan dari orang nomor satu di republik ini. Sehingga, jika terjadi sedikit kesalahan maka akan berakibat fatal.

Itulah rupanya yang disadari oleh Juru Bicara Presiden SBY Bidang Dalam Negeri Julian Aldrin Pasha. Saking memikul beratnya jabatan yang dia emban, terkadang pria asal Lampung ini tampak gugup saat memberikan keterangan di hadapan wartawan.

“Kalau di TV saya sering tampak tegang. Kadang saya tidak happy melihat saya sendiri di TV,” curhat Julian di hadapan seratusan wartawan dalam acara pembagian ID Pers baru bagi wartawan Istana di Wisma Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu(30/12/2009).

Julian mengaku, menjadi sorang Juru Bicara Presiden tidak semudah yang sebelumnya dia bayangkan. Sebab apa yang dia katakan adalah representasi dari presiden. ‘Ketidakpedean’ Julian bertambah saat menyadari pejabat pendahulunya adalah Andi Mallarangeng yang dia anggap sangat cocok menjadi seorang jubir. Untungnya, selama sekitar sebulan lebih menjadi jubir baru, Julian mengaku belum pernah mendapatkan teguran dari SBY.

Namun, sambil bercanda, Julian memuji diri sendiri lantaran ada kerabatnya yang mengatakan bahwa Julian minimal lebih baik dari pendahulunya, yakni mantan Mensesneg Moerdiono. Moerdiono selama ini dikenal sebagai sosok pria kalem yang cara ngomongnya sangat pelan.

“Tapi ada yang bilang saya lebih baik dibandingkn dengan Pak Moerdiono, terutama dalam hal kecepatan berbicara,” canda Julian disambut tawa para wartawan.

Untuk melancarkan pekerjaannya ini, Julian menggandeng asisten mantan presenter SCTV, Sondang Sirait untuk menjadi asistennya. Julian pun sempat memperkenalkan Sondang dalam acara yang berlangsung santai tersebut.

Sadar namanya sulit dilafalkan, mantan Wakil Dekan FISIP UI ini pun usul agar para jurnalis menyebut namanya dengan sebutan Julian Pasha saja. Sebab nma tengahnya, Aldrin, dirasa susah dihapalkan karena kadang wartawan salah menulisnya. “panggil saja Julian Pasha,” tutup Julian.
(anw/iy)

(Anwar Khumaini)
detiknews

Satu Tanggapan

  1. Saya salut pada anak muda ini, karena waktu di Jepang kalau masih ingat, 1997-1998, saya pernah kumpul2 sama beliau sama orangnya ulet, baik hati dan rajin ibadahnya sehingga sekarang memetik hasil dipercaya oleh Negara, seandainya masih ingat sama saya Ardi Chandra PNS Dinas Kebersihan, semoga lebih dipercya dan sukses bagi Anak Bangsa jaga kesehatan dan lebih sukses dan beban yang dipikul beliau semoga selalu teratasi, Salam Sukses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: